Kapan terakhir kali kita memeluk ayah kita? Menatap wajahnya, lantas bilang kita sungguh sayang padanya? Kapan terakhir kali kita bercakap ringan, tertawa gelak, bercengkerama, lantas menyentuh lembut tangannya, bilang kita sungguh bangga padanya? Inilah kisah tentang seorang anak yang dibesarkan dengan dongeng-dongeng kesederhanaan hidup. Kesederhanaan yang justru membuat ia membenci ayahnya …
Mengisahkan tentang kisah cinta seorang gadis yang benama Cesa' yang terkenal cantk, pintar dan populer. Dia adalah gadis yang sangat dikagumi oleh banyak pria, terkecuali seorang pria yang begitu mengagumi kakak Cesa.
Hujan tak kunjung reda, padahal hari ini adalah ahri yang semestinya aku harus tepat waktu, ucap Gie. Dan benar saja Gie telat , meskipun hanya beberapa menit, namun menimbulkan kekecewaan bagi sahabat-sahabatnya dan terutama Kaila,kekasihnya. Kenyataan memang selalu terasa pahit jika diungkapkan secara jujur, mungkin. Namun itulah yang dirasakan Gie beberapa hari kemudian. Dikala seperti itu s…
Pada sebuah garis waktu yang merangkak maju, akan ada saatnya bertemu dengan satu orang yang mengubah hidupmu untuk selamanya. Pada sebuah garis waktu yang merangkak maju, akan ada saatnya kau terluka dan kehilangan pegangan. Pada sebuah garis waktu yang merangkak maju, akan ada ssaatnya kau ingin melompat mundur pada titik-titik kenangan tertentu. Maka, ikhlaskan saja kalau begitu. Karena seun…
Buku ini merupakan buku kritik dan esai terhadap sastra dari 4 pengarang Indonesia yang ditulis oleh Subagio Sastrowardoyo
Bunga rampai ini terjadi dari kumpulan hasil-hasil kesusastraan yang dikutip selama semenjak kedatangan Jepang di Indonesia tahun 1942 hingga tahun 1948. Majalah dan surat kabar yang dipergunakan ialah: Pandji Pestaka, Djawa Baru, Asia Raja, Keboedajaan Timoer, Pantja Raja, Pembangoenan, Pembaruan, Nusantara, Arena, Seniman, Wartawan, Gelombang Zaman, Siasat, Gema Suasana, Mimbar Indonesia, dll…